Detail Proposal Penelitian

Ekstraksi Kelopak Rosella (Hibiscus sabdariffa. L) dan Pembuatan Bubuk Rosari Instan Melalui Teknologi Mikroenkapsulasi Dengan Metode Pengeringan Semprot

Abstraksi : Lihat Abstraksi
Tanaman rosela (Hibiscus sabdariffa. L) tumbuh dengan baik dan subur di Indonesia karena kondisi tanah dan iklim yang sesuai dengan persyarakan tumbuhnya. Kelopak rosela berwarna merah menyala banyak mengandung pigmen antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Antosianin mudah terdegradasi terutama oleh faktor-faktor non enzimatis seperti pH, cahaya dan suhu. Untuk mengatasi produksi dan kualitas yang berkelanjutan maka pada tahap awal kelopak rosela segar dapat diblansing, selanjutnya pengeringan dan dibuat bubuk instan sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama. Teknologi mikroenkapsulasi dengan spray drying dapat diterapkan karena dapat melindungi antosianin agar tidak terdegradasi dan disimpan dalam jangka waktu lama serta dapat mereduksi off-flavor dari beberapa vitamin dan mineral, mempermudah penyerapan nutrisi, dan mengurangi reaktivitas dari nutrien terhadap bahan lain. Selain itu akan meningkatkan produksi dan nilai jual rosela sehingga dapat diekspor ke luar negeri. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mempertahankan kualitas dan komponen-komponen penting dalam kelopak rosela segar dan mempelajari penerapan teknik mikroenkapsulasi ekstrak kelopak rosela melalui metode pengeringan semprot (spray dryer). Secara khusus tujuan penelitian tahun pertama, yaitu : (1) menentukan kombinasi suhu dan lama blansing terbaik untuk untuk mempertahankan kualitas kelopak rosella segar; (2) menentukan cara pengeringan kelopak rosella segar terbaik (cara kering angin dan cabinet dryer); (3) Mendapatkan ekstrak pekat kelopak rosela terbaik dari setiap jenis perlakuan bahan (cara kering angin, kering cabinet dryer, & segar) melalui proses evaporasi. Pada tahun kedua , tujuan yang ingin yaitu : (1) Menentukan jenis ekstrak kelopak rosela terbaik (kering angin, kering cabinet dryer, & segar) sebagai bahan inti pada proses mikroenkapsulasi kelopak rosela instan; (2)Menentukan kombinasi dan dosis bahan enkapsulan terbaik pada proses mikroenkapsulasi kelopak rosela instan (CMC, gum arab, & maltodekstrin); (3) Mempelajari pengaruh rosari instan sebagai bahan koagulan dan pewarna pada tahu ungu kaya antosianin; (4) Mempelajari pengolahan rosari instan sebagai minuman fungsional kaya antosianin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilanjutkan dengan metode analisa varian (ANOVA). Untuk mengetahui perbedaan antar perlakukan dianalisa dengan metode Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi / kepercayaan 0,05.
Judul Tema Penelitian : Penelitian Hibah Bersaing ( APHB ) Program Penelitian Desentralisasi Penelitian tahun 2012
Jenis Penelitian : Penelitian Hibah Bersaing (APHB)
Level Penelitian : Nasional
Tahun Anggaran : 2012
Bidang Ilmu : Pertanian
Pengelola Penelitian : Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
Peneliti :
NO NAMA PENELITI STATUS
1 Ir. Suharyani Amperawati., M.Sc Utama
2 Susana, SP., M.Sc Anggota 1