Detail Penelitian

Kajian Tingkat Pencemaran dan Studi Kelayakan Perairan Sungai Kapuas untuk Budidaya Perikanan di Kalimantan Barat

Tahun Anggaran : 2012
Pengelola Penelitian : Ilmu Kelautan dan Perikanan Polnep
Abstraksi : Lihat Abstraksi
Semakin banyak kegiatan industri dan pertambangan baik yang berizin maupun yang bersifat liar yang beroperasi akan semakin banyak limbah organik yang terakumulasi dalam badan sungai. Seiring dengan meningkatnya bahan organik akan menyebabkan menurunnya konsentrasi beberapa parameter kualitas air untuk pertumbuhan optimum ikan yang di pelihara dalam karamba terutama pada lapisan hipolimnion. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pencemaran dan kelayakan perairan Sungai Kapuas Kalimantan Barat untuk budidaya perikanan. Dengan adanya penelitian ini akan memberikan model budidaya ikan yang baik untuk diterapkan di Sungai Kapuas. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengamatan pada laboratorium, hasilnya diuraikan secara deskriptif, kegiatan dilakukan dalam dua tahun. Tahun pertama terdiri dari dua tahap, tahap satu (I) yaitu kegiatan lapangan dan pengamatan di Laboratorium Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Laboratorium Lingkungan Perairan Univ. Muhamaddiyah Pontianak. Kegiatan lapangan terdiri dari survei dan analisis kualitas air secara in situ maupun exsitu. Sedangkan tahap dua (II) menghitung kelayakan lahan untuk budidaya perikanan. Sedangakan tahun kedua kegiatan dilaboratorium dilakukan treatment air dengan beberapa ikan lokal. Parameter kualitas air yang diukur pada survei awal meliputi: kedalaman, suhu air, pH, dan DO, sedangkan untuk pengukuran karbondioksida (CO2), fosfat total, phospat ortho (PO4), nitrit (NO2), nitrat (NO3), amoniak (NH3), alkalinitas, kesadahan, sulfida total (H2S), COD, BOD, Ca, logam berat dan C-Organik dilakukan di laboratorium dengan AAS. Pengambilan sampel berdasarkan pada 3 (tiga) zona (stasiun), hal ini dikarenakan 3 (tiga) zona ini dianggap sudah mewakili sebaran Sungai Kapuas yang akan diamati. Analisa data yang digunakan untuk mengukur tingkat pencemaran meliputi evaluasi dengan metode STORET, Analisis deskriptif dan analisis cluster (Cluster Analysis) dan diinterpretasikan dalam bentuk Dendrogram. Penilaian kelayakan lahan dilakukan melalui scoring/pembobotan untuk mengetahui tingkat potensial budidaya yang dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis dari beberapa parameter peubah kualitas air yang dijadikan referensi dalam pembobotan.
Peneliti :
NO NAMA PENELITI STATUS
1 Dr. Purnamawati, S.Pi., M.Si Utama
2 Mochamad Idham Shilman, S.Pi,M.Si. Anggota 1
3 Ir. Eko Dewantoro, M.Si Anggota 1
4 TEGUH SETYO NUGROHO, S.Pi.,M.Si Anggota 1
Lokasi Penelitian :
NO LOKASI
1 Perairan Sungai Kapuas
Bidang Ilmu : Pertanian
FILE :